Fully-Funded Exchange ke Korea pake GKS!

Hai! It's been a while aku nulis di sini ahaha :)  mungkin beberapa bulan terakhir aku sering berbagi tentang keseharianku kuliah di Korea melalui media sosial. Dan, ternyata banyak yang tertarik pengen tahu gimana caranya bisa dapet beasiswa exchange di Korea, so here we go

Aku akan membagi alur penjelasannya menjadi 4 bagian, yaitu: General Information, Seleksi Internal, Seleksi Kampus Tujuan, dan Seleksi Beasiswa. Semoga bisa mudah dipahami yaa :)

Disclaimer:

Seluruh informasi yang aku cantumkan di sini adalah pengalaman pribadiku di tahun 2022. Jadi, sangat mungkin akan pembaruan syarat dan ketentuan yang aku belum tahu. Saran aku jangan ragu untuk banyak riset dan bertanya dulu yaa.

A. General Information

"Dapat info dari mana?"

International office kampus! kalo di UI ada namanya @ui_international. Lengkap bgt banyak opportunity studi ke LN (gacuma exchange, biasanya conference juga ada).


"Kalo kampusku gaada IO gimana?"

Mungkin bisa tanya ke kemahasiswaan yaa. Biasanya IO itu ngeshare opportunity berbentuk kerjasama gitu sih. misal UI x Seoul National University dlll. Kalo di kampus kamu belum ada infonya, bisa jadi belum ada kerjasama. Tapi, alangkah baiknya coba tanya dulu, siapa tau kamu bisa jadi orang pertama yang manfaatin chance itu di kampusmu!


"Ini IISMA bukan?"

Nope! ini beda yaaa bukan kampus merdeka. Tapi kalo dari aspek pembelajaran, kampus, matkul, kelas, dll semuanya sama! karena pada dasarnya exchange emang kayak gitu. 1 tahun ada 2 periode (spring & fall), jumlah MK yg diambil juga normalnya 3-6 matkul.

Jadi, secara experience perkuliahan, semua hampir sama. Mungkin bedanya di cultural experiencenya karena kalo IISMA biasanya mereka ngewajibin awardeenya bikin project memperkenalkan budaya Indonesia gitu (cmiiw yg anak IISMA). Sedangkan kalo exchange non IISMA, kita ga wajib melakukan itu.


"Cara daftarnya gimana?"

In general gini:

Daftar lewat IO → kirim berkas2 by email → tunggu further notice dari IO → dapet email dari host univ → isi online application/berkas yang diminta → pengumuman dari host univ

Kalo kamu lolos seleksi home univ, kamu langsung dinominasikan sama mereka ke host univ yang dituju. Selanjutnya, selection process akan diserahkan sepenuhnya ke host univ (tanpa wawancara).

Notes:

  • Home univ : Universitas asal di Indonesia

  • Host univ : Universitas tujuan di luar negeri


B. Seleksi Internal

"Berkas untuk ke IO home univ apa aja?"

Kalau di UI berkas2 yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

See more here :

Ajou University, South Korea Student Exchange Program - International Office Universitas Indonesia (semua opportunity untuk exchange, dokumen dan requirement untuk seleksi internal sama kok!)


"Kalau belum punya TOEFL sama IELTS gimana?"

Nah ini yang banyak orang belum tahu. Sebenarnya kalau untuk apply exchange itu gak harus punya sertifikat bahasa Inggris dulu, terutama untuk daftar kampus di Korea. Jadi, syarat-syarat di atas sebenernya syarat dari UI aja untuk memastikan kita punya kemampuan bahasa Inggris yang cukup.

Saranku, kalian bisa kok pakai sertifikat TOEFL prediction yang diambil di berbagai institusi online. Biasanya harga testnya cuma sekitar Rp50,000. Seenggaknya dengan sertif itu, kalian bisa yakinin ke IO kampus kalau kalian punya kemampuan bahasa Inggris yang cukup. Pengalamanku, saat itu aku submit 2 jenis sertifikat bahasa Inggris, yaitu TOEFL prediction dan Duolingo English Test.

 

❗️Disclaimer❗️

Sebelum lanjut ke pertanyaan berikutnya, aku ingin cerita sedikit kalau  bisa dibilang aku special case. Jadi aku sebenarnya bukan dari awal apply langsung ke IO. Melainkan IO yang nawarin aku untuk dinominasikan (bisa jadi mereka belum punya kandidat yang tepat/belum ada mahasiswa yang apply).

— Kenapa kok bisa ditawarin?

Sebelumnya aku pernah daftar salah satu program online summer course, yaitu KNU (Kangwon National University) Online Summer Program lewat IO juga. Disitu aku jadi kontak2an by WA sama PIC IOnya.

  1. PIC IO menawarkan kalo ada opportunity di exchange di SNU (Seoul National University) dan aku bilang pengen. tapi ternyata SNU gajadi (jujur sedih wkwk), karena kayanya kuotanya udah full atau aku yang belum fulfill requirement dari sana.

  2. Good news! mereka nawarin kalau ke Ajou University mau gaak? aku sangat mau! karena kalo dari lokasi juga cukup oke cuma 30 menitan dari Seoul dan mereka punya business school yang baguss juga!

  3. Fun fact: sepertinya mereka juga nawarin aku untuk apply ini karena aku sebelumnya gagal IISMA hahaha  jadi mereka pengen bantu cariin aku opportunity lain.

Oh iya dan sebenarnya pas ditawarin, aku juga concern ke fundingnya. Jadi, kalo kalian udah familiar sama beasiswa s2 LPDP, ini bisa dibilang mirip-mirip. 


Gampangnya👉🏻 Daftar kampus ≠ Daftar beasiswa


Kalo kamu keterima kampus tapi ga punya sponsor untuk fundingnya, berarti kamu harus kuliah dengan self-funded alias bayar sendiri. Estimasi untuk kuliah 1 semester di Korea bisa up to 50-70 jutaan (untuk Exchange) dan >70 jutaan (untuk Visiting Student). Untuk detail masing-masing pendaftarannya ada di segmen berikutnya ya!


C. Seleksi Universitas Tujuan

"Bedanya exchange dan visiting apa?"

Kalau dari experience sama aja! perbedaannya cuma di tuition fee.

  • Kalau Exchange gak perlu bayar tuition fee ke Host Univ karena udah di-waive oleh home university.

  • Sedangkan kalo Visiting kita perlu bayar tuition fee ke Host Univ. Ibarat kayak aku selama ini bayar SPP ke UI aja, kalo jadi visiting aku perlu bayar uang full semesteran ke host univnya.


"Gimana cara daftar univnya?"

Menyambung ke pertanyaan sebelumnya, setelah kita direkomendasikan oleh home univ, kita akan mendapat email dari universitas tujuan di Korea, seperti di bawah ini:

Serta berikut dokumen-dokumen yang dibutuhkan:

Jadi, akan ada berkas-berkas lain yang harus dilengkapi. Berkas-berkas tersebut nantinya akan di-submit di portal kampus berupa online application form. FYI, deadlinenya cukup singkat yaitu 7 hari!


"Apakah pilihan majornya harus linear?"

Kalau kamu ingin mengonversi mata kuliah, sebaiknya iya! Tapi kalau nggak 100% linear juga gapapa yaaa! Saranku, kamu bisa sambil berkonsultasi dengan PA (pembimbing akademik) dulu.


"Apakah ada biaya yang perlu dikeluarkan?"

Pendaftarannya tidak ada biaya sama sekali yaa! Tapi, salah satu berkas, yaitu Health Medical Form mengharuskan kamu untuk melakukan pengecekan kesehatan TBC di rumah sakit. Kalau untuk tes kesehatan kebutuhan online application bisa di RS apa aja. Tapi, aku sekalian ke RS rujukan dari Korea embassy biar nanti gak perlu 2 kali test TBC kalau nanti aku keterima dan perlu bikin visa. Dalam case ini, Korea, memang cukup ketat (pendatang yang tinggal >= 90 hari wajib melakukan TBC test).

Aku waktu itu test TBC di RS Medistra (samping Korea embassy). Biayanya sekitar Rp550,000. Nantinya, kamu akan mendapatkan sertifikat TBC yang akan dilampirkan di portal pendaftaran. Sertifikat TBC ini juga nantinya akan digunakan untuk meng-apply visa dan dormitory saat kamu nanti tiba di Korea. Ohiya!! Dan sertifikatnya tersebut ada masa berlakunya juga yaa, jadi gak bisa pakai sertifikat yang udah lewat dari >6 bulan.


"Apakah ada wawancara? Kapan pengumumannya?"

Tidak ada wawancara dan host university akan mengumumkan kurang 3-4 minggu setelah kita submit.


D. Seleksi Beasiswa

"Beasiswa apa yang bisa kita dapatkan?"

Untungnya, dari awal aku udah diinformasikan oleh IO kampusku kalau aku bisa apply beasiswa GKS (Global Korean Scholarship), beasiswa dari pemerintah Korea Selatan untuk mahasiswa internasional yang ingin studi ke Korea Selatan.

— The Korean Government Scholarship Program, or KGSP, is an academic scholarship funded and managed by the National Institute for International Education, a branch of the Ministry of Education in the Republic of Korea.

Aku sangat lega pas tahu ada beasiswa yang bisa aku apply. Tapi…… ternyata tidak semudah itu! Aku sempet riset2 ke alumni dari Indo yang dapat beasiswa GKS exchange dan katanya kuotanya itu dikit banget. Padahal applicants-nya ratusan (dari seluruh dunia) dan pas tahun dia hanya 3 orang yang keterima. Disitu aku udah pasrah, “duh kalo ga ada funding aku juga ga bakal berangkat. ga mungkin aku harus bayar sendiri dengan biaya yang cukup besar.

Jadi, setahuku, tiap kampus di Korea ini punya kuotanya masing-masing untuk mahasiswa yang dapat GKS scholarship. Di Ajou University tahun ini, mereka menginfokan bakal ada 10 awardees GKS dari total 200+ applicants.


"Cara daftar beasiswa GKS gimana?"

Untuk daftar GKS sebenarnya gabisa mandiri. Perlu nominasi dari home univ (UI) dan host univ (Ajou) dan aku juga banyak dibantu oleh IO UI, termasuk pembuatan surat rekomendasi. Jadi, aku hanya tinggal melengkapi berkas dan submit aja deh!

Nggak seperti pendaftaran kampus, pendaftaran beasiswa gapakai portal, melainkan seluruh berkas dikirim by email ke Host University yang kita tuju. Nantinya, Host University akan meneruskan berkas kita ke National Institute for International Education (NIIED), dan mereka akan memutuskan apakah kamu terpilih menjadi penerima beasiswa GKS atau tidak.

Source: Korean Government Support Program for Foreign Exchange Students 


"Berkas beasiswa GKS apa saja?"

Setelah kita dinominasikan, Host Univ akan menginfokan berkas-berkas yang perlu kita lengkapi. Berikut adalah berkas yang kamu perlu submit ke mereka.

FYI, ini informasinya sangatlah mepet. Aku harus menyelesaikan semua berkas ini dalam waktu 4 hari aja. Seluruh essay ditulis menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Korea yaaa! (aku bahasa Inggris kok karena gabisa bahasa Korea hehe).


"Apakah ada biaya yang diperlukan?"

Gaada yaaa :) Semuanya hanya tinggal mengisi dan membuat (essay) hihi.


"Language proficiency testnya harus apa aja? Apakah boleh dikosongkan?"

Pada dasarnya mereka memberikan kolom (di application form berupa word) untuk nilai TOEFL dan IELTS (harus valid yaa bukan prediction!). Tapi, karena aku belum punya sertifikat TOEFL dan IELTS, aku menambahkan sertifikat Duolingo English Test (DET). Aku gak bisa bilang ini boleh.

Tapi, aku berprinsip, daripada dikosongkan (walaupun optional), lebih baik diisi (yang penting sertif valid). Anyway, aku juga menuliskan skor IELTS ekuivalen di samping skor DETku tersebut, supaya mereka ada gambaran bahwa level bahasa Inggrisku ada di level apa (since masih banyak orang yang belum familiar dengan DET).


"Apakah ada wawancara? Kapan pengumumannya?"

Tidak ada yaaa! Diumumkan sekitar satu minggu setelah pengumuman diterima kampus :)


"Cakupan biaya apa saja yang ditanggung GKS?"

  • Visa juga dicover yaa! Jadi hanya perlu bayar biaya administrasi


Kalau masih ada yang ingin ditanya, feel free to contact me:

IG: https://www.instagram.com/anaadya/ 

LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/arrizqynadya/ 


Semoga membantu dan semangat! :)


Comments

Post a Comment

Popular Posts